Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sains Indonesia (USI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal mutu akademik dengan menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal. Kegiatan ini difokuskan pada Program Penelitian yang didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk Tahun Anggaran 2026.
Dilaksanakan secara daring (online), Monev internal ini merupakan langkah strategis universitas untuk mengevaluasi progres penelitian yang telah menerima suntikan dana dari Kemdiktisaintek pada tahun 2026. Tujuan utamanya adalah untuk memantau perkembangan riset secara berkala, sekaligus memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan sebelumnya.













Guna menjamin objektivitas dan kualitas penilaian, proses evaluasi ini melibatkan deretan reviewer ahli yang berasal dari berbagai latar belakang keilmuan. Dalam sesi tersebut, para peneliti diwajibkan untuk mempresentasikan progres riset yang sedang berjalan, yang meliputi:
- Tahapan dan capaian kegiatan saat ini.
- Kemajuan luaran (output) dari penelitian.
- Berbagai aspek teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan di lapangan.
Hasil dari evaluasi komprehensif ini kemudian dijadikan landasan penting untuk memberikan masukan serta arahan konstruktif bagi para peneliti, guna memastikan proyek dapat diselesaikan secara maksimal sesuai target waktu yang direncanakan.
Kepala LPPM USI, Ce Gunawan, S.E., M.M., menegaskan bahwa Monev internal merupakan instrumen vital dan bagian terpenting dalam menjaga standar kualitas pelaksanaan penelitian yang didanai oleh program Kemdiktisaintek.
“Melalui monev internal, kami ingin memastikan setiap penelitian berjalan sesuai rencana, memiliki capaian yang terukur, dan menghasilkan luaran yang sesuai dengan target. Evaluasi ini juga menjadi ruang bagi peneliti untuk memperoleh masukan yang dapat memperkuat kualitas penelitian hingga tahap penyelesaian,” ujar Ce Gunawan.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa LPPM USI akan terus mendorong agar setiap riset tidak hanya berorientasi pada penyelesaian kegiatan semata. Sebaliknya, riset harus difokuskan untuk menghasilkan luaran yang memiliki kualitas tinggi serta relevansi yang kuat, baik bagi pengembangan ilmu pengetahuan itu sendiri maupun dalam menjawab kebutuhan masyarakat luas.
Melalui pelaksanaan Monev internal ini, LPPM USI berharap dapat memetakan gambaran yang jelas mengenai perkembangan setiap penelitian. Ke depannya, inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola riset secara berkesinambungan dan mendongkrak kualitas luaran akademik di lingkungan universitas.
